Iran menilai klaim tersebut hanyalah upaya AS untuk keluar dari tekanan konflik yang melibatkan Israel, tanpa adanya basis fakta di lapangan.
Juru bicara Kemenlu Iran, Esmaeil Baqaei, mengakui adanya pesan dari beberapa negara sahabat mengenai keinginan AS untuk bernegosiasi guna mengakhiri perang. Namun, hingga detik ini belum ada pertemuan resmi yang terjadi.
Di sisi lain, PM Israel Benjamin Netanyahu mengaku terus menjalin komunikasi dengan Trump sembari tetap melanjutkan serangan militer di Lebanon dan Iran.[dit]











