“Selama ada efisiensinya, saya setuju saja, dan enggak mengurangi kualitas makannya sendiri,” tegas Purbaya di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Ia menilai penyesuaian frekuensi pemberian makan ini adalah hal yang wajar sesuai dengan dinamika di lapangan.
“Artinya (efisiensi MBG) menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah,” tambahnya.
Agenda Efisiensi Tahap Ketiga
Selain pada program MBG, Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan “efisiensi tahap ketiga” yang menyasar pos belanja di seluruh kementerian dan lembaga.
Langkah ini dirancang untuk menutup celah kekurangan anggaran dalam postur APBN.
Meski demikian, Bendahara Negara tersebut belum merinci total nilai penghematan yang diincar, mengingat proses kalkulasi terhadap kebutuhan anggaran dan potensi surplus belanja masih terus berjalan hingga saat ini.











