Gebrakan Baru! Usai Beras, Pemerintah Kini Bidik Swasembada Protein Lewat Kekayaan Lautan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor (2/2/2026). Dalam forum tersebut, Presiden menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap 1 juta tenaga kerja melalui operasional 22.275 dapur di seluruh Indonesia. (Dok. Ist)

Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein,” ucap Prasetyo. Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya komitmen pemerintah mengawal transisi ketahanan gizi berskala nasional.

Lalu, dari mana sumber utama protein ini akan dipenuhi? Jawabannya terletak pada bentangan lautan nusantara. Sektor kelautan dan maritim dipercaya kuat akan menjadi tumpuan utama dalam mengeksekusi misi besar ini.

Potensi sumber daya laut Indonesia yang sangat melimpah dinilai lebih dari cukup untuk menopang total kebutuhan protein nasional, asalkan dikelola dengan prinsip optimal dan berkelanjutan.

Prasetyo menambahkan bahwa ikan adalah salah satu sumber gizi terbaik dan paling mudah dijangkau oleh masyarakat luas. “Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim,” pungkasnya mantap.

Melalui eksekusi cerdas di sektor maritim, impian menjadikan Indonesia negara mandiri protein diyakini dapat segera terealisasi.[dit]