FAKTANASIONAL.NET – Eskalasi ketegangan di Timur Tengah mencapai titik baru setelah militer Amerika Serikat secara resmi memblokade pelayaran dari dan menuju wilayah pesisir Iran.
Dalam 24 jam pertama sejak aturan ini diberlakukan pada Senin (13/4), setidaknya enam kapal dagang dilaporkan terpaksa “putar balik” dan membatalkan pelayaran mereka melewati Selat Hormuz.
Langkah drastis ini diambil menyusul mandeknya negosiasi damai antara AS dan Iran yang digelar di Pakistan pada Sabtu (11/4) lalu.
Kendali Ketat di Selat Hormuz
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa blokade ini berlaku menyeluruh bagi seluruh pelabuhan Iran, baik di wilayah Teluk maupun Teluk Oman.
Hingga Selasa (14/4), militer AS mengeklaim pertahanan mereka masih belum tertembus oleh kapal mana pun yang terafiliasi dengan rute Iran.











