Setibanya di Indonesia, para WNI langsung diserahterimakan kepada Dinas Sosial dan Badan Penghubung masing-masing provinsi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung untuk dipulangkan ke kampung halaman.
Berdasarkan data per 7 April 2026, masih terdapat 281 WNI yang bertahan di Iran, mayoritas adalah mahasiswa di Kota Qom. KBRI Teheran terus melakukan asesmen situasi lapangan guna memastikan keselamatan mereka.
Kemenlu menegaskan bahwa komunikasi intensif akan tetap terjaga sebagai langkah antisipasi jika bantuan lanjutan kembali diperlukan di masa mendatang.[dit]










