Antisipasi El Nino, BMKG dan Kemenhut Perkuat Sinergi Mitigasi Karhutla Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Kemenhut menargetkan digitalisasi penuh dan penyediaan fasilitas e-ticketing berbasis panel surya untuk kawasan konservasi di daerah pelosok./dok. Kemenhut

“Tugas BMKG adalah mendukung Kementerian Kehutanan dalam hal pengendalian kebakaran hutan, lahan, serta kekeringan. Kita mengupayakan agar tahun ini kita lebih siap memitigasi. Kami tidak hanya bekerja secara kuratif saat api sudah menyala, tapi memperkuat aspek preventif melalui integrasi data untuk memprediksi titik rawan,” ujar Teuku Faisal.

Sebagai bagian dari implementasi MoU, BMKG dan Kemenhut akan melakukan:

  • Pemasangan Aloptama: Menyiagakan Alat Operasional Utama di area kawasan hutan.

  • Sensor Meteorologi: Memasang sensor tambahan di titik-titik strategis untuk meningkatkan akurasi data iklim nasional.

  • Integrasi Data Real-time: Menyatukan data titik panas (hotspot) dan prakiraan cuaca untuk mempercepat respons di lapangan.

Langkah Mitigasi Kedepan

Penandatanganan ini disaksikan pula oleh Wamenhut Rohmat Marzuki serta jajaran pejabat tinggi dari kedua instansi.

Dengan adanya kesepakatan ini, pemerintah berharap dampak buruk El Nino pada semester kedua tahun 2026, seperti polusi asap lintas batas dan kekeringan lahan pertanian, dapat ditekan secara signifikan melalui persiapan yang lebih matang sejak dini.