Daerah  

Tangani 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, Kemenhaj Tempuh Jalur Mediasi Demi Lindungi Jemaah

Harun Al Rasyid (tengah), saat bersedia di audiensi terhadap jemaah korban Travel Hanania guna menegaskan komitmen pengawalan kasus hukum di kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta. /Dok. Ist

“Bahkan penyelesaian dugaan penipuan tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwajib,” ucap Harun saat menerima audiensi dari para jemaah korban Travel Hanania hari ini.

Kemenhaj pun berjanji akan terus mengawal perkembangan kasus ini di kepolisian.

“Mari kita berjalan berdampingan dan mengawal bersama agar apa yang menjadi harapan para jemaah dapat diwujudkan,” tuturnya kepada para jemaah.

Rancang Standardisasi Setara Haji Reguler

Belajar dari puluhan kasus yang masuk, Kemenhaj kini tengah menggodok cetak biru tata kelola umrah yang lebih komprehensif.

Penguatan sistem ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem penyelenggaraan ibadah umrah yang aman, tertib, nyaman, serta sepenuhnya memenuhi prinsip syariah.

Harun menargetkan, ke depan sistem pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah umrah dapat ditingkatkan hingga memiliki standar kelayakan yang setara dengan penyelenggaraan haji reguler.

“Kemenhaj hadir di sisi jemaah sebagai representasi pemerintah dan tanggung jawab negara untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta perlindungan kepada setiap warga negara yang ingin beribadah,” pungkas Harun sembari mengimbau jemaah lain yang dirugikan agar tidak ragu melayangkan laporan resmi ke Kemenhaj.