“Teknologi ini harus bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “tambahnya.
PENAS XVII Petani Nelayan sendiri mengusung semangat penguatan transformasi teknologi demi mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Ajang ini menjadi wadah strategis bagi para petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia untuk berbagi inovasi dan membuka peluang kerja sama.
Menutup keterangannya, Felix berharap melalui kolaborasi lintas sektor yang terbangun di PENAS XVII, sektor pertanian di Barito Utara dapat semakin maju, mandiri, dan berdaya saing, serta mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku usaha tani.
Sumber : (Diskominfosandi/2026)










