Penyekapan dan siksaan yang berlangsung bertahun-tahun telah menyebabkan YTR menderita luka berat permanen. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Menurut keterangan keluarga, YTR mengalami gangguan penglihatan, bibir sumbing akibat trauma fisik, kesulitan berbicara, hingga kehilangan kemampuan untuk berjalan secara normal.
Melanie menduga adiknya terpaksa bungkam karena ancaman kekerasan yang lebih kejam dari pelaku. Ketakutan akan nyawa dan trauma psikologis yang mendalam membuat YTR terjebak dalam siklus kekerasan tersebut cukup lama.
Pihak keluarga berharap agar penegak hukum memberikan sanksi maksimal bagi pelaku yang telah merenggut masa depan YTR secara kejam.
Kasus ini kini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar guna mencegah kekerasan dalam hubungan asmara yang tersembunyi di balik pintu kamar.[dit]











