JAKARTA, FAKTANSIONAL.NET –Isu pergantian Kapolri kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Beredar kabar adanya surat presiden kepada DPR terkait calon pengganti, namun pimpinan DPR maupun Komisi III menegaskan belum menerima dokumen apa pun.
Ketidakselarasan informasi ini memicu spekulasi liar yang berpotensi merugikan stabilitas politik serta menurunkan kepercayaan masyarakat pada negara.
“Isu ini tidak bisa dianggap sepele. Diamnya Istana di era post-truth bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas nasional,” ujar Sandri Rumanama, Direktur Haidar Alwi Institut dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/9/2025)
Sandri menjelaskan, posisi Kapolri adalah pucuk pimpinan institusi keamanan sekaligus cerminan penegakan hukum. Karena itu, wajar bila isu seputar jabatannya berdampak besar pada psikologi politik, moral aparat, hingga legitimasi pemerintahan.











