Ekspor China Anjlok, Sengketa Dagang AS dan Tekanan Global Jadi Penyebab Utama

Arah Baru Aturan Ekspor Chip AI AS ke China/(ilustrasi/@pixabay)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET – Kinerja ekspor Tiongkok kembali menunjukkan pelemahan signifikan pada bulan Oktober. Ini menandai kontraksi atau penurunan pertama yang tercatat sejak Maret 2024. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat sengketa tarif yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat (AS) serta tekanan ekonomi global yang semakin berat.

Data resmi yang dirilis oleh Bea Cukai Tiongkok pada Sabtu (8/11/2025) menunjukkan angka yang jelas. Ekspor Tiongkok turun 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year), menjadi 305,3 miliar Dolar AS. Di sisi lain, impor justru mengalami kenaikan tipis sebesar 1 persen menjadi 215,2 miliar Dolar AS. Kinerja ini menghasilkan surplus perdagangan sebesar 90,07 miliar Dolar.

Pembalikan Tren dari September

Angka bulan Oktober ini sangat kontras dengan kinerja kuat di bulan September. Pada bulan sebelumnya, ekspor sempat naik 8,3 persen dan impor meningkat 7,4 persen. Kenaikan di bulan September diduga terjadi karena banyak perusahaan mempercepat pengiriman pesanan mereka untuk menghindari potensi kenaikan tarif baru dari AS.