FAKTANASIONAL.NET – Dugaan keterlibatan Tim Airlangga dalam penguasaan ratusan paket proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mencuat setelah penelusuran yang dilakukan media Faktakalbar.id.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, tim ini disebut-sebut telah mengamankan sekitar 800 paket proyek provinsi sepanjang 2026. Ratusan paket itu dikabarkan masih berada pada tahap menunggu penayangan sebelum pelaksanaan.
Seorang narasumber yang meminta identitasnya disamarkan, Suhed, mengungkapkan bahwa tim tersebut saat ini hanya menunggu waktu.
“Paketnya informasinya sudah diamankan. Tinggal menunggu paket ditayangkan, lalu dijalankan,” ujar Suhed, dikutip dari Faktakalbar, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, paket-paket proyek yang dimaksud mencakup berbagai jenis pekerjaan, mulai dari jasa konsultan, pekerjaan fisik, hingga proyek penunjang lain yang tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalbar.
Dalam informasi yang dihimpun, sepak terjang Tim Airlangga diduga didukung oleh orang dalam (Ordal). Salah satunya adalah Arief Rinaldi, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang juga merupakan putra Gubernur Kalimantan Barat. Nama Arief Rinaldi disebut memiliki pengaruh politik yang signifikan terhadap pergerakan tim tersebut.
Kedekatan dengan lingkaran kekuasaan diduga menjadi akses utama untuk memperoleh paket proyek, terutama melalui mekanisme penunjukan langsung.
Fakta Kalbar telah berupaya mengonfirmasi dugaan tersebut kepada Arief Rinaldi sejak Rabu (28/1/2026). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan.
Sebelumnya, Fakta Kalbar juga melaporkan bahwa Tim Airlangga aktif mendatangi sejumlah dinas di lingkungan Pemprov Kalbar guna menjajaki peluang proyek.
Tim ini turut dikabarkan memiliki hubungan dengan Ordal lainnya, yakni seorang pegawai honorer berinisial ALB di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat.











