Redam Dampak Perang Timur Tengah, Pemerintah Perpanjang WFH ASN Dua Bulan dan Siapkan Insentif Ekonomi

Pemerintah memutuskan memperpanjang skema WFH bagi ASN selama dua bulan ke depan demi menghemat kas APBN dan merancang insentif ekonomi kuartal II./(instagram)

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah secara resmi memutuskan untuk memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga dua bulan ke depan.

Langkah strategis ini diambil sebagai instrumen antisipatif dan mitigasi dalam menghadapi gelombang ketidakpastian ekonomi global akibat eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Keputusan tersebut diketuk dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri bidang ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi, Bukan Sekadar Belanja

“Dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas di kompleks Istana.

Airlangga menambahkan, fokus pemerintah saat ini tidak hanya tertuju pada efisiensi birokrasi, melainkan juga menjaga daya tahan ekonomi domestik.

Bersamaan dengan perpanjangan masa WFH ini, kabinet tengah menggodok paket kebijakan baru berupa stimulus fiskal untuk merangsang daya beli masyarakat dan gairah usaha.