“Program seperti ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak tumbuh sendiri, tetapi didampingi oleh sentuhan dan dukungan kampus. Saya berharap kegiatan serupa bisa berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Karyamukti, Siti Rohimah, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa Universitas Paramadina serta kepada Saan Mustopa sebagai wakil rakyat. Ia juga mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan kepada desanya.
Sementara itu, Dwi Purbaningrum, dosen Universitas Paramadina, menyebutkan bahwa dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa dapat melihat permasalahan nyata dan membantu mencarikan solusi.
Dalam kesempatan tersebut, Saan juga menyerahkan 350 bibit buah dan tanaman sebagai bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Acara ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, seperti Karmila Ginting dan Wagino dari Direktorat Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, serta Havid Al Bizkit, content specialist dari Republika.
Program pemberdayaan masyarakat ini menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan positif di tingkat desa. [dnl]







