LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Konflik terbaru antara AS, Israel, dan Iran pecah setelah AS meluncurkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir Iran—Fordow, Natanz, dan Esfahan—menggunakan pesawat siluman B-2 dan bom bunker GBU-57.
Eskalasi ini menegaskan peran rudal balistik dan jelajah sebagai senjata utama perang modern, berkat kecepatan dan akurasinya.
Rudal modern mengandalkan tiga komponen utama: sistem pendorong, hulu ledak, dan pemandu. Inertial Navigation System (INS) merupakan dasar yang mengukur posisi dengan giroskop dan akselerometer, bebas gangguan eksternal namun akurasinya menurun seiring waktu.
Untuk koreksi, GPS, Glonass, atau BeiDou dipakai agar posisi tetap tepat hingga target.
Rudal jelajah canggih menggabungkan Tercom (terrain contour matching) dan DSMAC (digital scene matching area correlation).
Tercom mencocokkan kontur tanah dengan peta digital, sedangkan DSMAC memverifikasi citra permukaan bumi secara real-time.











