Sejak agresi Israel dimulai Oktober 2023, lebih dari 56.000 warga Palestina tewas, ribuan fasilitas sipil hancur, dan ratusan rumah sakit rusak parah.
Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban sipil dan memicu kecaman internasional atas praktik penargetan fasilitas kesehatan.
Kematian Marwan Al Sultan dan keluarganya menambah duka bagi rakyat Gaza.
Aktivis berharap tragedi ini mendorong tekanan dunia untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas medis dan menjamin perlindungan warga sipil. Solidaritas global menjadi kunci agar tragedi serupa tak terulang.[dit]










