Oleh karena itu, pemerintah menegaskan tidak ada urgensi untuk mengutak-atik anggaran program MBG yang sudah direncanakan sebelumnya.
Sebelumnya, usulan pengalihan anggaran ini muncul dari Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris. Ia berpendapat bahwa dana MBG sebaiknya dialihkan sementara ke Sumatera karena saat ini siswa sekolah sedang memasuki masa libur.
Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai kualitas distribusi makanan kering yang dianggap berisiko melenceng dari tujuan perbaikan gizi. Namun, pemerintah tetap optimis bahwa ketersediaan dana darurat saat ini masih mampu menangani pemulihan pasca-banjir tanpa mengganggu program strategis nasional lainnya.[dit]











