Jelang Ramadan, Kemendagri Minta Pemda Aktif Kendalikan Harga Pangan

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (19/1/2026)/Dok. Puspen Kemendagri.

FAKTANASIONAL.NET — Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengimbau pemerintah daerah (Pemda) agar lebih aktif memantau dan mengendalikan harga bahan pokok di wilayah masing-masing menjelang bulan suci Ramadan. Ia mengingatkan bahwa periode tersebut kerap diikuti dengan peningkatan harga kebutuhan masyarakat.

Imbauan itu disampaikan Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Tomsi meminta kepala daerah dan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan, berkomunikasi dengan para pedagang, serta menjalin koordinasi dengan daerah penghasil komoditas pangan. Langkah ini dinilai penting agar kenaikan harga saat Ramadan dan Idulfitri dapat ditekan.

“Silakan turun ke lapangan, kumpulkan para pedagang, dan bangun komunikasi dengan daerah penghasil. Tujuannya agar saat Ramadan dan Lebaran, kenaikan harga tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Dalam rapat yang juga membahas antisipasi kenaikan harga tiket pesawat menjelang Ramadan dan Idulfitri serta evaluasi dukungan Pemda terhadap Program 3 Juta Rumah, Tomsi mengapresiasi penurunan harga sejumlah komoditas pangan. Beberapa di antaranya adalah telur, daging ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya tren kenaikan pada komoditas tertentu seperti bawang putih dan minyak goreng. Kedua bahan pokok tersebut tercatat mengalami kenaikan harga di saat komoditas lain justru menurun.