29 Desa di Aceh dan Sumatera Utara Hilang

Bencana banjir dan longsor di Sumatera/Scsht Instagram.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 29 desa di wilayah Sumatera dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI terkait Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Dalam paparannya, Tito merinci bahwa desa-desa yang hilang tersebar di dua provinsi, dengan jumlah terbanyak berada di Provinsi Aceh, yakni 21 desa. Wilayah terdampak di Aceh meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Nagan Raya, dan Gayo Lues.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara tercatat delapan desa hilang, terutama di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Adapun di Sumatera Barat tidak ditemukan desa yang hilang akibat bencana tersebut.

Menurut Tito, pemerintah masih akan melakukan pendalaman terkait status administratif desa-desa yang hilang tersebut. Opsi yang tengah dipertimbangkan meliputi pembangunan kembali melalui relokasi maupun penghapusan dalam administrasi pemerintahan desa.

“Perlu penyelesaian relokasi dan juga administrasi pemerintahan desa, artinya desa yang hilang itu nanti apakah akan dibangun kembali atau dihilangkan dalam administrasi pemerintahan,” ujarnya.