Wabah Mematikan Hantavirus Bertambah Jadi 9 Kasus

MV Hondius masih berlabuh di dekat Pulau Tenerife, Kepulauan Canary, setelah terisolasi selama beberapa pekan akibat wabah hantavirus di kapal pesiar tersebut.

Otoritas kesehatan kini terus melacak dan memantau penumpang yang sempat turun dari kapal sebelum wabah teridentifikasi.

Pada Senin, sebanyak 54 penumpang dan awak masih berada di kapal. Sebanyak 22 orang dijadwalkan turun, sementara 32 lainnya akan tetap berada di kapal untuk perjalanan kembali ke Belanda.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengatakan pesawat Belanda yang tiba di Tenerife pada Senin sore akan membawa penumpang yang sebelumnya dijadwalkan dievakuasi menggunakan pesawat Australia.

Gejala Hantavirus

Hantavirus dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dan umumnya ditularkan melalui hewan pengerat, meski dalam kasus tertentu dapat menular antarmanusia.

Gejala dapat muncul dalam satu hingga delapan minggu setelah paparan, termasuk sakit kepala, demam, menggigil, gangguan pencernaan, dan sesak napas.

WHO menyebut varian Andes yang ditemukan dalam wabah MV Hondius memiliki tingkat kematian mencapai 40 hingga 50 persen, terutama pada kelompok lanjut usia.

WHO juga merekomendasikan masa karantina selama 42 hari bagi para penumpang kapal. Meski demikian, para ahli menekankan masyarakat tidak perlu panik karena virus tersebut dinilai jauh lebih sulit menular dibanding Covid-19.

Kepala ilmuwan Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Robin May, mengatakan risiko bagi masyarakat umum masih “sangat rendah.”