FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di Eropa Timur kembali mencapai puncaknya setelah jeda gencatan senjata selama tiga hari resmi berakhir.
Moskow meluncurkan gelombang serangan besar-besaran yang melibatkan lebih dari 200 drone jarak jauh ke berbagai wilayah di Ukraina dalam satu malam.
Presiden Volodymyr Zelensky melalui pernyataan resminya di media sosial pada Selasa (12/5/2026) mengecam tindakan Rusia yang dianggap sengaja mengakhiri periode tenang yang sempat dimediasi oleh Amerika Serikat.
Serangan udara tersebut membawa dampak mematikan, khususnya di wilayah Dnipropetrovsk. Oleksandr Ganzha, Kepala Administrasi Militer Regional setempat, melaporkan satu warga sipil tewas dan sedikitnya empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman proyektil di distrik Synelnykove.
Kerusakan infrastruktur dilaporkan terjadi di beberapa titik strategis, memicu kekhawatiran baru akan krisis kemanusiaan yang lebih dalam jika intensitas serangan terus meningkat pasca-gencatan senjata tersebut.










