Berdasarkan dokumen dakwaan, Djaka Budhi Utama diindikasikan menerima aliran dana taktis sebanyak enam tahap penyaluran.
Salah satu transaksi yang telah berhasil dibongkar oleh jaksa adalah penerimaan dana sebesar Sin$213.600 pada bulan pertama operasional.
Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa seluruh fakta baru yang terungkap dari mulut saksi di persidangan akan dievaluasi secara mendalam untuk menentukan status dan kedudukan hukum sang Dirjen.
Skandal manipulasi importasi ini sendiri telah menyeret sedikitnya tujuh orang tersangka yang kini mendekam di Rumah Tahanan Negara KPK. Jajaran petinggi instansi yang terjerat meliputi Rizal selaku mantan Direktur P2 periode 2024 hingga Januari 2026, Sisprian Subiaksono (Kasubdit Intel P2), Orlando (Kasi Intel), serta Budiman Bayu Prasojo.
Sementara dari kubu swasta, KPK meringkus pemilik PT Blueray John Field, Manajer Operasional Dedy Kurniawan, dan Ketua Tim Dokumen Andri. Para tersangka dari pihak swasta saat ini tengah menjalani proses peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.[dit]











