FAKTANASIONAL.NET – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyoroti pentingnya peningkatan kedisiplinan personel Humas Polda Kalbar dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital pada Selasa (30/6/2026).
Arahan khusus mengenai penertiban sikap tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Bambang Suharyono dalam kegiatan apel pagi di markas kepolisian.
Langkah evaluasi internal ini dilakukan sebagai wujud nyata upaya kepolisian untuk terus meningkatkan standar profesionalisme pelayanan informasi kepada masyarakat.
Bambang menegaskan bahwa kedisiplinan personel Humas Polda Kalbar mutlak harus dimulai dari hal mendasar seperti penataan penampilan pribadi masing-masing anggota.
Aspek kerapian potongan rambut hingga ketepatan penggunaan seragam dinas sesuai aturan institusi menjadi sorotan utama dalam evaluasi kedisiplinan tersebut.
Sikap profesional dan penampilan yang meyakinkan dari setiap petugas dinilai menjadi faktor krusial dalam membangun kembali tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.
Tantangan derasnya arus penyebaran informasi pada era digital saat ini menuntut setiap aparatur negara untuk selalu tampil prima saat berhadapan dengan sorotan media.
Pengarahan mengenai standar sikap tampang ini disampaikan secara bertepatan dengan momentum evaluasi pelaksanaan tugas pengamanan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam kesempatan yang sama pimpinan humas turut memberikan apresiasi atas kerja keras anggotanya selama mengawal rangkaian acara peringatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh personel dalam mendukung setiap rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Namun, tugas kita belum sepenuhnya selesai. Saya berharap seluruh subbid tetap fokus, menjaga kekompakan, serta menyelesaikan setiap pekerjaan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Melalui instruksi ketat ini seluruh jajaran kehumasan diharapkan semakin siap merespons berbagai dinamika penugasan yang menuntut pergerakan cepat dan akurat.
Pengedepanan nilai profesionalitas kinerja individu ini sekaligus menjadi bentuk implementasi nyata dari program transformasi menuju kepolisian yang modern.
Kualitas pelayanan publik yang prima dari sektor kehumasan dipastikan akan berdampak positif pada perbaikan citra penegak hukum di mata warga sipil.
Masyarakat menaruh harapan besar agar institusi aparat keamanan terus berbenah memberikan kinerja yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
(*Red)
