Dipicu Cuaca Panas Ekstrem, PLN Terapkan Pemadaman Bergilir di Kalbar

Fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor pelayanan publik di Kota Singkawang menjadi prioritas utama penyaluran listrik PLN selama masa pemulihan gangguan sistem kelistrikan akibat cuaca ekstrem./Dok. Ist

“Karena itu, dilakukan pengaturan sistem agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas,” kata Mukhlis, Sabtu (4/7).

Rumah Sakit dan Layanan Publik Jadi Prioritas

Sementara itu di Singkawang, proses perbaikan infrastruktur yang terganggu sudah berjalan sejak Kamis (2/7).

Namun, karena pasokan belum sepenuhnya pulih, pemadaman bergilir dengan durasi maksimal lima hingga tujuh jam masih terjadi di beberapa titik seperti Jalan Alianyang, Pelangi, Terminal Induk, Kuala, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Ahmad Yani.

Di tengah situasi ini, PLN memastikan bahwa fasilitas-fasilitas vital tidak akan diterlantarkan. Manager PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menyatakan bahwa pihaknya memberlakukan skala prioritas dalam penyaluran sisa pasokan listrik yang ada.

“Proses perbaikan telah dilakukan sejak Kamis (2/7), namun pasokan listrik belum dapat kembali normal sehingga masih diperlukan pemadaman bergilir dengan durasi maksimal sekitar lima jam di beberapa lokasi,” kata Made, Senin (6/7).

Made menambahkan, selama proses pemulihan sistem ini dikebut oleh seluruh sumber daya PLN, fasilitas publik tetap menjadi fokus utama.

“PLN memprioritaskan pasokan listrik bagi fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor pelayanan pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Sementara Ekspor Batu Bara, Pasokan PLN Jadi Prioritas Usai Arahan Presiden