Hukum  

Kasus Blueray Cargo Tebang Pilih, ASNI Gelar Teater “KPK Sakit Jiwa”

Selain itu, ASNI menuding KPK melakukan pembiaran terhadap 20 perusahaan forwarder serta sejumlah perusahaan ekspor-impor yang diduga terlibat dalam pusaran korupsi Blueray Cargo. Hingga detik ini, perusahaan-perusahaan tersebut belum tersentuh proses hukum oleh lembaga antirasuah tersebut.

Desak Dewas Panggil Ketua KPK
Melalui aksi teater ini, ASNI mengajukan tuntutan keras kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Mereka mendesak Dewas untuk segera memanggil Ketua KPK, Setyo Budiyanto, guna memberikan pertanggungjawaban atas buruknya penanganan kasus ini.

“Agar Dewan Pengawas KPK tidak ikut ‘sakit jiwa’, kami menuntut mereka segera memanggil Ketua KPK, Setyo Budiyanto. Dia harus mempertanggungjawabkan kinerjanya yang tebang pilih dan tidak transparan,” tutup Pamit.

Aksi ini menjadi pengingat bagi publik bahwa pengawasan terhadap lembaga penegak hukum harus terus dilakukan, terutama saat muncul indikasi adanya perlindungan terhadap pihak-pihak tertentu dalam sebuah skandal korupsi besar.