Purbaya Ungkap Cara Bayar Utang Whoosh: Rp800 Miliar per Tahun Dinilai Cukup

Kereta Cepat Whoosh/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah optimistis persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dapat ditangani tanpa harus mendatangkan investor baru.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah telah menyiapkan sumber dana melalui badan layanan umum (BLU) atau special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di Istana Merdeka dan dikutip RMOL.ID pada Selasa, 8 September 2026. Keyakinan itu muncul menjelang rencana pengalihan pengelolaan proyek Whoosh dari Danantara kepada Kementerian Keuangan pada 15 September 2026.

“Nggak, sudah ada uangnya. Sudah ada juga. Kan kalau SMV. let’s say satu perusahaan SMV aja, keuntungannya berapa sekarang? 3 triliun, 4 triliun setahun. Ditambah dengan operasionalnya sendiri, mungkin dapat 800 miliar keuntungannya,” kata Purbaya, dikutip dari RMOL pada 8 September 2026.

Menurut Purbaya, potensi keuntungan sekitar Rp800 miliar setiap tahun dinilai cukup untuk memenuhi kewajiban utang Whoosh yang ada saat ini. Namun, pemerintah masih akan menghitung secara rinci total kewajiban yang harus diselesaikan.