JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI berjanji akan membawa aspirasi soal besaran potongan tarif pengemudi ojek online (Ojol) ke Komisi-Komisi terkait di DPR RI.
Aspirasi tersebut diharapkan akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian terkait, seperti Kemenaker, Kemenhub, Kementerian UMKM, dan Komdigi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAM DPR RI, Adian Napitupulu . dalam rangkaian kegiatan “Festival Aspirasi bertemakan Menata Ulang Regulasi Transportasi Online yang Berkeadilan”” yang digelar di Alun-Alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin.
Dalam kesempatan tersebut para pengemudi menyampaikan keluhan mengenai besarnya potongan tarif sekitar 20 persen yang diberlakukan oleh aplikator seperti Gojek, Grab, dan Maxim.
Para pengemudi menilai bahwa potongan tersebut terlalu membebani, apalagi dengan kondisi kerja yang tidak pasti dan pendapatan yang fluktuatif. Dalam forum tersebut, mereka mengusulkan agar potongan diturunkan menjadi hanya 10 persen.
Menanggapi aspirasi tersebut, Adian Napitupulu, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pemotongan tarif tersebut.
“Kita tadi berbicara tentang nilai kemanusiaan yang harus diperjuangkan. Karena ini menyangkut hidup mati pengemudi, keluarganya, dan masa depan anak-anak mereka. Maka angka-angka itu tak ada artinya dibanding nilai kemanusiaan,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.
Saat ditanya langsung apakah BAM DPR RI mendukung pemotongan tarif menjadi 10 persen, Adian dengan tegas menjawab, “Setuju, 10 persen.”











