SAMBAS, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memfokuskan pengembangan kawasan Teluk Melano sebagai destinasi wisata internasional yang mengedepankan kearifan lokal dan pelestarian alam.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat meninjau infrastruktur perbatasan di Kabupaten Sambas pada Minggu (14/06/2026).
Kunjungan kerja gubernur ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pengoperasian kembali Pos Lintas Batas di wilayah tersebut pada Agustus 2026.
Pengembangan sektor kepariwisataan di tapal batas negara ini diyakini akan mendatangkan keuntungan finansial yang signifikan bagi perekonomian warga desa setempat.
Pemerintah daerah menaruh perhatian khusus terhadap proyek pengembangan destinasi wisata Temajuk agar pembangunannya tetap memperhatikan konsep keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem.
“Kita memiliki visi agar kawasan Temajuk ke depan berkembang menjadi destinasi wisata unggulan. Pengembangan dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, termasuk habitat penyu hijau yang menjadi kekayaan kawasan ini,” ungkapnya.
Kelestarian habitat alami penyu hijau di pesisir utara Kalimantan Barat ini menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang sangat potensial bagi wisatawan mancanegara.
Gubernur juga memantau secara langsung kesiapan para pelaku usaha lokal dalam menyambut proyeksi peningkatan mobilitas wisatawan lintas negara.
Ketersediaan akses jalan yang memadai, kelancaran jaringan komunikasi, serta jaminan air bersih menjadi syarat mutlak dalam menopang kemajuan destinasi wisata Temajuk.
Peningkatan fasilitas dasar tersebut tentunya membutuhkan kolaborasi serta sinergi yang kuat antara unsur pemerintah provinsi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas.
Pemerintah daerah berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar penataan kawasan pariwisata perbatasan ini berjalan selaras dengan target nasional.
Gubernur mengajak semua elemen masyarakat untuk bergotong royong membangun kawasan perbatasan sebagai representasi wajah kemajuan pariwisata Provinsi Kalimantan Barat.
“Temajuk harus kita bangun, kita jaga, dan kita majukan bersama sebagai halaman depan Kalimantan Barat dan Indonesia,” pungkas Ria Norsan.
(*Red)











