Calon penghuni dipersilakan untuk melihat langsung unit yang bisa disewa. Ara berpesan agar prosesnya dilakukan secara transparan.
“Jadi nanti calon peminat bisa lihat ruangan per ruangan. Jadi jangan mereka beli kucing dalam karung, jadi mesti transparan. Kalau kalian mau di sini, ini luasnya begini, kondisinya begini, jadi apa adanya,” imbuhnya.
Menurutnya, lembaga pemerintah perlu bersinergi dan memaksimalkan aset-aset yang ada untuk menyediakan hunian masyarakat kecil.
“Dulu ini dibangun kalau tidak salah asetnya punya pemilikan, yang ngebangun kita (pakai) APBN. Jadi kita sinergi memaksimalkan aset-aset yang dua tahun ini tidak dimaksimalkan,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan supaya penyediaan hunian dilakukan tepat sasaran. Sebab, arahan dari Presiden Prabowo Subianto mengutamakan masyarakat kecil yang belum punya rumah.
“Arahan dari Pak Presiden sangat jelas, prioritas utama adalah kepada rakyat yang low class, yang mereka tidak punya rumah, yang kecil,” katanya
“Jangan sampai tidak tepat sasaran jatuh kepada yang sebetulnya penghasilannya jauh tinggi dan setelah itu disewakan ke orang lain,” pungkas Tito.
Sebagai informasi, kunjungan Ara ke Rusun Pasar Rumput turut dihadiri Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan dan Pj. Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi.[asp]











