FAKTANASIONAL.NET – Komisi IX DPR RI mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengambil langkah ekstrem dengan menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang terbukti menyebabkan keracunan pangan.
Desakan ini merupakan buntut dari insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, baru-baru ini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menegaskan bahwa sanksi administratif berupa pembekuan sementara tidak lagi cukup melihat skala risiko yang ditimbulkan terhadap anak-anak.
“Mengingat peristiwa ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, setiap SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan pangan harus ditutup permanen dan dicabut izin operasionalnya tanpa pengecualian,” ujar Charles dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Kronologi dan Dugaan Penyebab
Insiden yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) tersebut menyebabkan 72 siswa dari empat sekolah—SMA 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07—mengalami gejala mual, muntah, hingga demam.
Beberapa korban bahkan harus menjalani rawat inap di rumah sakit.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menduga menu spageti sebagai pemicu utama, sementara BGN mensinyalir adanya bahan makanan yang sudah tidak segar.
Hasil pemeriksaan awal juga mengungkap bahwa kondisi dapur, termasuk tata letak dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), belum memenuhi standar kelayakan.
Kritik Terhadap Sanksi “Suspensi”
Meski BGN telah menghentikan operasional dapur terkait, Charles menilai kebijakan tersebut terlalu lunak. Ia menuntut adanya kebijakan nasional yang memberikan efek jera melalui penutupan permanen.
“Suspensi atau pembekuan sementara sama sekali tidak cukup untuk menjawab seriusnya dampak yang ditimbulkan,” tegas Charles.
Menurutnya, penerapan zero tolerance terhadap kelalaian higienitas harus menjadi standar harga mati.
Ia pun meminta BGN segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap seluruh rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan hingga distribusi.











