Jaga Stok dan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan dan Idul Fitri, Ini Program yang Dijalankan Pemprov DKI

Kegiatan Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025)/Diskominfotik.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Ketersedian stok dan pasokan komoditas pangan selama Ramadan dan Idul Fitri di DKI Jakarta relatif aman dan terkendali.

Hal tersebut terungkap dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).

Menurut Gubernur Pramono, Meeting tersebut dalam rangka mengendalikan inflasi daerah, menjaga ketersediaan stok, kestabilan harga, hingga kelancaran distribusi pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri,

“Pelaksanaan HLM hari ini membahas perkembangan ekonomi dan inflasi, upaya pengendalian inflasi, kesiapan stok selama bulan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri Tahun 2025. Kami juga mendukung pencapaian target inflasi nasional tahun 2025 sebesar 2,5%±1%, serta mengendalikan inflasi pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono pun mengimbau masyarakar agar tidak panic buying dan belanja secara bijak selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami mengimbau masyarakat tidak panic buying dan belanja secara bijak. Kami akan bekerja sama untuk memastikan ketersediaan stok dan pasokan komoditas pangan strategis, serta memantau harga pangan guna mengendalikan inflasi di Jakarta,” ujarnya

“Kami akan melaksanakan kerja sama antardaerah, melaksanakan urban faming, pasar dan program pengendalian inflasi lainnya,” tambah Gubernur Pramono.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri RI, dalam pengendalian inflasi ini akan dilaksanakan Operasi Pasar periode Ramadan-Idul Fitri dengan komoditas minyakita, bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku, serta beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).