Fakta Nasional

KPK Telusuri Aliran Dana Kasus ATR/BPN

KPK mendalami aliran dana kasus korupsi ATR/BPN sebesar Rp163 miliar setelah memeriksa Nusron Wahid sebagai saksi pada Rabu (4/11/2026).

Penulis: argenteaayu Wednesday, 04 November 2026 📖 1 menit
KPK Telusuri Aliran Dana Kasus ATR/BPN

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengusut aliran dana dalam kasus korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Penyelidikan ini berjalan usai pemeriksaan Nusron Wahid sebagai saksi penting.

Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Rabu, 4 November 2026. Agenda ini berkaitan dengan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon Agung Tbk serta gratifikasi kementerian.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa Nusron mengetahui keterlibatan anak buahnya dalam perkara ini. Sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik lembaga antirasuah.

Beberapa tersangka terdiri dari orang kepercayaan menteri, pejabat setingkat direktur jenderal, hingga pihak swasta pemberi suap. Suap tersebut diduga untuk pengurusan pembukaan blokir lahan serta dokumen HGB.

Meski demikian, penyidik belum memastikan apakah Nusron turut menerima aliran uang haram tersebut. Sebagian dana sitaan dari operasi tangkap tangan justru berada dalam penguasaan orang dekat menteri.

Tim penyidik kini fokus melacak aliran dana agar tidak berhenti pada tersangka utama saja. KPK mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati aliran uang suap tersebut.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK berhasil mengamankan barang bukti uang tunai fantastis. Total dana yang disita mencapai angka seratus enam puluh tiga miliar rupiah.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari praktik penyuapan serta penerimaan gratifikasi di lingkungan instansi. KPK terus mengurai keterkaitan dana itu dengan jabatan para pihak terlibat.

Penyidik juga membuka peluang menjerat pihak lain yang memiliki peran krusial dalam kasus ini. Pemeriksaan terhadap Nusron menjadi langkah untuk melengkapi keterangan saksi-saksi sebelumnya.

Pihak KPK memastikan proses penyidikan kasus korupsi ini masih terus berjalan. Pemanggilan saksi lanjutan akan dijadwalkan secara berkala oleh tim penyidik.[ayu]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK