Fakta Nasional

Tamil Selvan Sebut Sufmi Dasco Tak Berambisi Rebut Jabatan

Komunikolog Tamil Selvan menilai isu Sufmi Dasco Ahmad sebagai calon wakil presiden hanya merupakan pengalihan isu dan adu domba politik. Ia menyebut Dasco tidak berambisi mengejar jabatan serta fokus menjaga stabilitas bangsa.

Penulis: argenteaayu Friday, 06 November 2026 📖 1 menit
Tamil Selvan Sebut Sufmi Dasco Tak Berambisi Rebut Jabatan

FAKTANASIONAL.NET - Isu mengenai peluang Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk menduduki posisi wakil presiden menuai tanggapan dari berbagai kalangan pengamat politik nasional.

Komunikolog Politik dan Hukum Nasional, Tamil Selvan atau yang akrab disapa Kang Tamil, secara tegas membantah adanya ambisi politik dalam diri Dasco.

Menurut Tamil, rekam jejak kader utama Partai Gerindra tersebut membuktikan bahwa jabatan bukanlah tujuan utamanya dalam berpolitik.

Ia mencontohkan sikap terbuka Dasco yang pernah menyatakan kesiapan mundur apabila Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset gagal disahkan oleh parlemen.

"Pak Dasco itu adalah orang yang paling ikhlas menjaga stabilitas bangsa ini, beliau tidak punya ambisi soal jabatan," ujar Tamil, Jumat, 6 November 2026.

Lebih lanjut, pengamat hukum dan politik tersebut menyoroti posisi Dasco yang hingga kini tetap memilih bertahan sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Padahal, menurut penilainya, peluang politik bagi Dasco untuk menempati kursi menteri koordinator atau posisi strategis eksekutif lainnya terbuka sangat lebar.

Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa politisi senior tersebut sama sekali tidak menunjukkan gelagat ambisius untuk memburu posisi-posisi mentereng tersebut.

Melihat dinamika yang berkembang, Tamil berkesimpulan bahwa isu pencalonan wakil presiden yang menyeret nama Dasco sengaja diembuskan oleh pihak tertentu.

Ia menduga narasi tersebut tidak lebih dari sekadar pola adu domba politik serta strategi untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu penting.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam pusaran polemik isu jabatan yang dinilai tidak produktif tersebut.

Sebagai gantinya, Tamil mengajak publik dan aparat penegak hukum untuk mengalihkan fokus secara serius pada penanganan kasus dugaan percobaan makar.

Ia mendesak agar penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan menangkap aktor intelektual utama yang dianggap sering memicu kegaduhan nasional.

"Kita fokus pada Percobaan Makar ini, tilik sampai dalam, bungkus aktor intelektual yang selalu membuat gaduh bangsa ini," pungkas Tamil menegaskan.[ayu]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK